Era ‘New Normal’ Ekonomi Pasca COVID-19

2020-05-11 By Admin Loan Market
...

Relaksasi atau pelonggaran ketentuan lockdown sudah mulai dilakukan di beberapa negara. Termasuk di Indonesia telah beredar skema pemulihan ekonomi Indonesia yang dikenal masyarakat dengan judul ‘Pemulihan Ekonomi akan dilakukan Indonesia Secara Bertahap’. Sekretaris Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, mengatakan bahwa skema yang beredar adalah bentuk antisipasi upaya yang diperlukan pasca COVID-19 ini mereda dan masih merupakan kajian awal yang belum difinalisasi. (Kamis, 7 Mei 2020)

Susiwijono juga menuturkan bahwa Kemenko Perekonomian, selama ini melakukan kajian dan kebijakan pemerintah menjelang, selama dan pasca pandemic COVID-19. Kajian awal pemulihan ekonomi yang akan dilakukan Indonesia akan dilakukan secara bertahap dan memerlukan evaluasi disetiap tahapnya menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Kegiatan serta pergerakan ekonomi memang menjadi salah satu sorotan dalam masa pandemi ini. Chatib Basri, selaku Mantan Menteri Keuangan, menyatakan bahwa pasar tercipta sesuai dengan kondisinya dan dalam setiap kondisi selalu ada kesempatan. Beliau juga melihat banyak peluang dan bisnis baru bermunculan, seperti pembuatan masker dan APD. Tidak hanya itu, bisnis food and beverage juga dinilai mempunyai peluang jika dioperasikan dengan melakukan adaptasi dengan kondisi.

Dalam webinar yang bertajuk ‘How Endeavor Entrepreneur Are Overcoming This Crisis’ (Bagaimana Upaya Wirausahawan Mengatasi Krisis Ini), Hendy Setiono selaku CEO Baba Rafi Enterprise menyatakan bahwa industri dapat berjalan secara normal lagi setelah pandemi. Namun, diperlukannya kesiapan dan adaptasi yang baik saat ini agar dapat terus beroperasi. Beliau juga menyatakan pentingnya fokus dalam membangun networking dan menjaga komunikasi dengan partner dalam kondisi ini agar nantinya dapat berlari kencang, dan mempunyai kesiapan strategi yang dapat diimplementasikan setelah pandemi berlalu.

Kesiapan bisnis untuk menghadapi era ‘New Normal’ perlu dilakukan dari sekarang. Pentingnya fleksibilitas dan adaptasi untuk menyesuaikan kondisi juga merupakan kunci dalam menghadapi segala situasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, menyatakan bahwa dengan adanya COVID-19 ini membuat era digital terakselerasi lebih cepat. Hal itu membuat adanya potensi digital yang jauh lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya, ujarnya dalam konferensi pers bertajuk ‘Millenial dan Generasi Z: Tantangan, Harapan dan Masa Depan New Normal’.

 

Sumber :

Kumparan

Kompas

Pikiran Rakyat