Bedah Tuntas Suku Bunga Floating: Definisi, Keuntungan, dan Risikonya

20 February 2026 by Marcomm Loan Market

loan adviser undefined

Ingin ambil KPR tapi bingung dengan suku bunga floating? Bedah tuntas pengertian, keuntungan, hingga risiko bunga mengambang agar cicilan Anda tetap aman dan terkendali.

Saat Anda mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau pinjaman bank lainnya, salah satu istilah yang pasti muncul adalah Suku Bunga Floating (bunga mengambang). Bagi sebagian orang, istilah ini terdengar mengintimidasi karena sifatnya yang tidak pasti.

Namun, apakah suku bunga ini selalu merugikan? Belum tentu. Mari kita bedah secara mendalam agar Anda bisa mengambil keputusan finansial yang tepat.

Apa Itu Suku Bunga Floating?

Suku bunga floating adalah jenis suku bunga pinjaman yang nilainya tidak tetap, melainkan berfluktuasi mengikuti perkembangan suku bunga pasar atau kebijakan bank sentral (di Indonesia mengacu pada BI Rate).

Berbeda dengan suku bunga fixed (tetap) yang mengunci satu angka selama periode tertentu, suku bunga floating akan ditinjau secara berkala. Jika suku bunga acuan naik, cicilan Anda naik; jika turun, cicilan Anda pun berpotensi turun.

Keuntungan Suku Bunga Floating

Meskipun terlihat berisiko, suku bunga ini memiliki daya tarik tersendiri:

  • Peluang Cicilan Lebih Rendah: Jika kondisi ekonomi sedang stabil atau membaik dan bank sentral menurunkan suku bunga acuan, cicilan bulanan Anda akan ikut turun secara otomatis.

  • Transparansi Pasar: Pergerakan bunga ini mengikuti kondisi pasar yang nyata. Anda bisa memantau tren ekonomi untuk memprediksi kapan cicilan Anda akan berubah.

  • Tenor Panjang yang Fleksibel: Biasanya, setelah masa bunga fixed (promo) berakhir, bank akan otomatis memindahkan skema ke floating. Ini memberikan napas panjang bagi nasabah untuk melunasi pinjaman dalam jangka waktu 15-20 tahun.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Ada harga yang harus dibayar untuk fleksibilitas tersebut. Berikut adalah risikonya:

  1. Ketidakpastian Anggaran: Karena cicilan bisa berubah sewaktu-waktu (biasanya per 3, 6, atau 12 bulan), Anda sulit memprediksi pengeluaran jangka panjang secara presisi.

  2. Kenaikan Drastis Saat Inflasi: Saat inflasi tinggi, bank sentral cenderung menaikkan suku bunga. Hal ini bisa menyebabkan "kejutan budaya" pada dompet Anda karena cicilan melonjak tiba-tiba.

  3. Ketergantungan pada Kebijakan Global: Seringkali suku bunga lokal dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global. Perang atau krisis di luar negeri bisa berdampak langsung pada besaran bunga rumah Anda di Indonesia.

Tabel Perbandingan: Fixed vs Floating

Fitur

Suku Bunga Fixed

Suku Bunga Floating

Besar Cicilan

Tetap (Stabil)

Berubah-ubah (Fluktuatif)

Kondisi Pasar

Tidak berpengaruh

Sangat berpengaruh

Keuntungan

Perencanaan keuangan mudah

Bisa lebih murah jika bunga turun

Risiko

Rugi jika bunga pasar turun

Cicilan bisa membengkak tiba-tiba


Tips Mengelola Cicilan Bunga Floating

Agar tidak kaget saat suku bunga naik, lakukan langkah preventif berikut:

  • Siapkan Dana Darurat: Miliki cadangan dana khusus untuk menutupi selisih kenaikan cicilan.

  • Pantau Berita Ekonomi: Jangan buta terhadap kebijakan bank sentral. Jika ada tren kenaikan suku bunga, mulailah berhemat.

  • Pertimbangkan Take Over KPR: Jika bunga floating di bank Anda saat ini dirasa terlalu tinggi dibanding bank lain, jangan ragu untuk melakukan refinancing atau take over ke bank dengan penawaran lebih kompetitif.

Kesimpulan

Dapatkan Suku Bunga Terbaik Tanpa Ribet dengan Loan Market! Suku bunga floating memang dinamis, tapi pilihan bank yang tepat bisa menyelamatkan finansial Anda. Loan Advisers kami siap membantu Anda menemukan penawaran bunga terendah dan proses pengajuan yang transparan. 

Mari konsultasi sekarang!


👉🏻www.loanmarket.co.id

Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market)

Editor by: Catherine Susanto (Marcomm Supervisor Loan Market)


Hitung Simulasi KPR Anda

Pendapatan bulanan

Usia

Lama Pinjaman (Tahun)

Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan

Suku Bunga Acuan

Suku Bunga Fix (%)

Masa Tahun Fix (Tahun)

Suku Bunga Floating 8 %

Hasil

Maksimal Limit Plafond

Rp 0

Bunga Fixed

3 %

Tenor

15 Tahun

Masa Fixed

5 Tahun

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Jangka Waktu Angsuran

:

180 Bulan

Loading...

Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.