Ingin Perluas Hunian? Pahami Cara Mengajukan Kredit Renovasi Rumah yang Tepat
09 March 2026 by Marcomm Loan Market

Ingin renovasi rumah tapi tabungan belum cukup? Simak panduan lengkap mengajukan kredit renovasi rumah, syarat dokumen, hingga tips agar plafon pinjaman cair maksimal.
Rumah adalah aset yang terus bertumbuh. Seiring bertambahnya anggota keluarga atau berubahnya kebutuhan estetika, renovasi sering kali menjadi agenda wajib. Namun, biaya material dan tukang yang terus merangkak naik sering kali membuat tabungan saja tidak cukup.
Solusinya? Kredit Renovasi Rumah. Berbeda dengan KPR biasa, fasilitas kredit ini khusus ditujukan untuk perbaikan, perluasan, atau mempercantik hunian Anda.
Apa Itu Kredit Renovasi Rumah?
Kredit Renovasi Rumah (sering disebut juga Kredit Multiguna atau Top Up KPR) adalah fasilitas pinjaman bank dengan jaminan sertifikat properti. Dana yang dicairkan biasanya dapat digunakan untuk pengecatan ulang, penambahan lantai, hingga pembuatan kolam renang.
3 Cara Mendapatkan Dana Renovasi dari Bank
Ada beberapa skema yang bisa Anda pilih tergantung kondisi Anda saat ini:
1. Top Up KPR (Jika Masih Mencicil)
Jika Anda sedang mencicil rumah dan sisa utang sudah berkurang banyak, Anda bisa mengajukan Top Up. Bank akan menaikkan limit pinjaman Anda kembali ke angka awal (atau lebih), dan selisihnya bisa dicairkan untuk biaya renovasi.
2. Kredit Multiguna (Refinancing)
Jika rumah sudah lunas (SHM di tangan), Anda bisa menjaminkan sertifikat tersebut ke bank untuk mendapatkan pinjaman tunai dengan bunga yang biasanya lebih rendah dibanding kredit tanpa agunan (KTA).
3. Fasilitas Kredit Renovasi Khusus
Beberapa bank memiliki produk spesifik "Kredit Bangun Rumah" atau "Kredit Renovasi" dengan syarat yang sudah dipaketkan untuk keperluan konstruksi.
Syarat Dokumen yang Wajib Disiapkan
Selain dokumen pribadi (KTP, NPWP, Slip Gaji), bank akan meminta dokumen tambahan berikut:
Rencana Anggaran Biaya (RAB): Detail biaya material dan jasa tukang.
Foto Kondisi Rumah: Foto rumah sebelum direnovasi (tampak depan, dalam, dan samping).
Sertifikat Asli (SHM/SHGB): Sebagai jaminan kredit.
IMB/PBG: Penting terutama jika renovasi menambah luas bangunan atau menambah lantai.
Tips Agar Kredit Renovasi Disetujui
Buat RAB yang Masuk Akal: Jangan menggelembungkan harga terlalu tinggi dari nilai pasar.
Pastikan BI Checking Bersih: Sama seperti KPR, riwayat kredit tetap menjadi penentu utama.
Pilih Tenor yang Sesuai: Sesuaikan jangka waktu cicilan dengan kemampuan cash flow bulanan Anda agar renovasi tidak mengganggu kebutuhan pokok.
Kesimpulan
Mengajukan kredit renovasi adalah langkah strategis untuk meningkatkan nilai properti Anda tanpa harus menguras seluruh dana darurat. Dengan perencanaan RAB yang matang dan pemilihan produk perbankan yang tepat, rumah impian yang lebih nyaman bisa segera terwujud.
Bingung Pilih Skema Kredit Renovasi yang Paling Menguntungkan?
Jangan sampai salah pilih produk bank dengan bunga tinggi! Konsultasikan rencana renovasi hunian Anda bersama Loan Market. Kami akan membantu membandingkan berbagai produk kredit dari puluhan mitra bank, menghitung estimasi cicilan, hingga mendampingi proses pengajuan hingga dana cair.
Mari konsultasi sekarang!👉🏻www.loanmarket.co.id
Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market)
Editor by: Catherine Susanto (Marcomm Supervisor Loan Market)
Terpopuler

Kenapa Tipe 36 Jadi Primadona Milenial? Ini Alasannya dan Ukurannya!
Penasaran rumah tipe 36 berapa meter? Temukan detail ukuran,...

Hitungan Biaya Penalti Pinjaman: Kapan Harus Dibayar dan Kapan Bisa Dinegosiasi?
Jangan panik kena denda! Pelajari cara kerja biaya penalti p...

Memahami Bunga Floating KPR: Panduan Lengkap Setelah Masa Suku Bunga Tetap (Fixed)!
Kunci mengelola KPR! Pelajari apa itu bunga floating KPR, ba...

Over Kredit Rumah Subsidi: Begini Cara Pindah Nama KPR yang Sah dan Aman!
Mau over kredit rumah subsidi? Ketahui proses Pindah Nama KP...

Rahasia di Balik Appraisal: Cara Bank Menilai Rumah yang Anda Inginkan!
Bongkar rahasia appraisal KPR! Pahami 5 faktor utama yang me...
Hitung Simulasi KPR Anda
Pendapatan bulanan
Usia
Lama Pinjaman (Tahun)
Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan
Suku Bunga Acuan
Suku Bunga Fix (%)
Masa Tahun Fix (Tahun)
Suku Bunga Floating 8 %
Hasil
Maksimal Limit Plafond
Rp 0
Bunga Fixed
3 %
Tenor
15 Tahun
Masa Fixed
5 Tahun
Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0
:
/Bulan
Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0
:
/Bulan
Jangka Waktu Angsuran
:
180 Bulan
Loading...
Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.