Mau Ajukan Pinjaman Rumah? Pahami Dulu Apa Itu Plafon KPR dan Cara Menghitungnya

23 February 2026 by Marcomm Loan Market

loan adviser undefined

Bingung berapa besar pinjaman bank yang bisa Anda dapatkan? Simak panduan lengkap cara menghitung plafon KPR, faktor penentunya, dan tips agar pengajuan Anda disetujui 100%.

Saat merencanakan membeli rumah, pertanyaan pertama yang muncul biasanya bukan "Rumah mana yang bagus?", melainkan "Berapa besar pinjaman yang akan diberikan bank kepada saya?"

Nilai pinjaman inilah yang disebut dengan Plafon KPR. Memahami plafon sangat krusial agar Anda tidak salah pilih rumah yang harganya jauh melampaui kemampuan kredit Anda.

Apa Itu Plafon KPR?

Plafon KPR adalah batas maksimal nilai pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah untuk pembelian properti. Perlu diingat, plafon KPR jarang sekali mencakup 100% dari harga rumah. Biasanya, Anda tetap harus menyiapkan uang muka (DP).

Faktor yang Menentukan Besarnya Plafon KPR

Bank tidak memberikan angka plafon secara acak. Ada beberapa variabel utama yang mereka hitung:

1. Rasio Kemampuan Mengangsur (DSR)

Bank biasanya menetapkan batas cicilan maksimal sebesar 30% hingga 40% dari total penghasilan bulanan Anda.

  • Contoh: Jika gaji Anda Rp10.000.000, maka maksimal cicilan yang disetujui adalah sekitar Rp3.000.000 - Rp4.000.000 per bulan.

2. Hasil Appraisal (Penilaian Properti)

Bank akan mengirim tim penilai untuk melihat harga pasar rumah yang akan dibeli. Jika harga kesepakatan Anda dengan penjual adalah Rp500 juta, namun hasil appraisal bank hanya Rp450 juta, maka plafon akan dihitung dari nilai Rp450 juta tersebut.

3. Rasio LTV (Loan to Value)

LTV adalah persentase pinjaman dibanding harga rumah. Jika bank menetapkan LTV 90%, berarti plafon maksimal adalah 90% dari harga rumah, dan 10% sisanya adalah DP yang harus Anda bayar sendiri.

4. Skor Kredit (BI Checking/SLIK)

Riwayat kredit yang buruk bisa membuat bank menurunkan plafon pinjaman atau bahkan menolak pengajuan Anda sama sekali.

Cara Sederhana Menghitung Estimasi Plafon

Untuk mendapatkan gambaran kasar, Anda bisa menggunakan rumus sederhana ini:

Plafon = Maksimal Cicilan x (1 - (1 + i) -n / i

  • i: Suku bunga per bulan

  • n: Tenor (jangka waktu) dalam bulan

Namun, daripada pusing menghitung manual, sangat disarankan untuk melakukan pre-approval melalui konsultan agar angkanya lebih akurat.

Kesimpulan

Mengetahui plafon KPR sejak awal akan membantu Anda menyusun strategi finansial yang lebih matang. Jangan sampai Anda sudah jatuh cinta pada sebuah rumah dan membayar booking fee, namun ternyata plafon yang disetujui bank jauh di bawah harga rumah tersebut.

Bingung Menghitung Plafon KPR Anda Sendiri?

Jangan menebak-nebak kemampuan kredit Anda! Dapatkan perhitungan plafon yang akurat dan pilihan bunga bank terbaik hanya di Loan Market. Kami membantu Anda membandingkan produk KPR dari berbagai bank ternama agar Anda mendapatkan plafon maksimal dengan cicilan paling ringan.

Mari konsultasi sekarang!
👉🏻
www.loanmarket.co.id

Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market)

Editor by: Catherine Susanto (Marcomm Supervisor Loan Market)


Hitung Simulasi KPR Anda

Pendapatan bulanan

Usia

Lama Pinjaman (Tahun)

Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan

Suku Bunga Acuan

Suku Bunga Fix (%)

Masa Tahun Fix (Tahun)

Suku Bunga Floating 8 %

Hasil

Maksimal Limit Plafond

Rp 0

Bunga Fixed

3 %

Tenor

15 Tahun

Masa Fixed

5 Tahun

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Jangka Waktu Angsuran

:

180 Bulan

Loading...

Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.