Mengenal KPR Floating: Siapkah Anda dengan Cicilan yang Tak Pasti?

03 February 2026 by Marcomm Loan Market

loan adviser undefined

Khawatir cicilan rumah tiba-tiba melonjak? Kenali apa itu KPR Floating, cara kerjanya, serta tips jitu mengatur keuangan agar tetap aman meski bunga bank naik-turun.

Bagi banyak pejuang hunian, momen berakhirnya masa bunga fixed (tetap) adalah masa yang cukup mendebarkan. Setelah dimanjakan dengan cicilan rendah yang stabil selama beberapa tahun awal, Anda akan memasuki fase yang disebut KPR Floating atau bunga mengambang.

Namun, benarkah KPR Floating seseram yang dibayangkan? Mari kita bedah lebih dalam.

Apa Itu KPR Floating?

KPR Floating adalah skema bunga pinjaman yang besarnya berubah-ubah mengikuti fluktuasi suku bunga acuan pasar (seperti BI Rate) atau kebijakan internal bank.

Berbeda dengan bunga fixed yang mematok angka pasti (misal: 5% selama 3 tahun), bunga floating bersifat dinamis. Jika suku bunga pasar turun, cicilan Anda berpotensi mengecil. Sebaliknya, jika suku bunga naik, siap-siap merogoh kocek lebih dalam.

Mengapa Bank Menggunakan Skema Ini?

Bank menggunakan bunga mengambang untuk menyesuaikan biaya modal mereka dengan kondisi ekonomi terkini. Biasanya, skema ini otomatis berlaku setelah masa promo bunga tetap Anda berakhir hingga masa tenor KPR selesai.

Kelebihan

Kekurangan

  1. Potensi Cicilan Turun: Jika ekonomi membaik dan bunga acuan turun, beban bulanan Anda berkurang.

  1. Ketidakpastian Anggaran: Sulit memprediksi pengeluaran jangka panjang karena angka cicilan bisa berubah sewaktu-waktu.

  1. Transparansi Pasar: Mengikuti kondisi riil pasar keuangan.

2. Risiko Lonjakan Drastis: Saat inflasi tinggi, kenaikan bunga bisa terasa sangat berat bagi arus kas keluarga.

Strategi Menghadapi Floating Rate

Agar tidak kaget saat tagihan bulan depan tiba-tiba berubah, lakukan langkah preventif berikut:


  • Cek Suku Bunga Acuan Secara Berkala

Pantau pergerakan suku bunga Bank Indonesia. Ini adalah indikator utama kapan cicilan Anda mungkin akan naik.

  • Siapkan Dana Darurat Khusus KPR

Usahakan memiliki tabungan ekstra setara 2-3 kali selisih kenaikan cicilan untuk mengantisipasi lonjakan mendadak.

  • Lakukan "Switching" atau Take Over

Jika bunga floating di bank Anda saat ini terasa terlalu tinggi dibanding bank lain, jangan ragu untuk melirik opsi take over KPR ke bank yang menawarkan bunga lebih kompetitif.

  • Negosiasi dengan Bank

Beberapa bank bersedia memberikan keringanan atau restrukturisasi jika Anda memiliki catatan kredit yang baik namun merasa keberatan dengan kenaikan bunga.

Kesimpulan

KPR Floating adalah bagian dari perjalanan panjang kepemilikan rumah yang hampir tidak bisa dihindari. Kuncinya bukan pada rasa takut akan ketidakpastian, melainkan pada kesiapan finansial dan kejelian Anda dalam memantau pergerakan pasar.

Masih bingung memilih antara tetap di bank lama atau pindah KPR? Dampingi langkah finansial Anda bersama Loan Market, agen resmi jasa perantara pinjaman pertama di Indonesia yang siap membantu proses KPR Anda hingga tuntas tanpa biaya tambahan.

👉🏻www.loanmarket.co.id

Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market)

Editor by: Catherine Susanto (Marcomm Supervisor Loan Market)

Hitung Simulasi KPR Anda

Pendapatan bulanan

Usia

Lama Pinjaman (Tahun)

Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan

Suku Bunga Acuan

Suku Bunga Fix (%)

Masa Tahun Fix (Tahun)

Suku Bunga Floating 8 %

Hasil

Maksimal Limit Plafond

Rp 0

Bunga Fixed

3 %

Tenor

15 Tahun

Masa Fixed

5 Tahun

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Jangka Waktu Angsuran

:

180 Bulan

Loading...

Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.