Mengenal Plafon Kredit: Batas Maksimal Pinjaman yang Wajib Anda Pahami!

18 February 2026 by Marcomm Loan Market

loan adviser undefined

Ingin ajukan pinjaman tapi bingung dengan istilah plafon kredit? Pelajari pengertian, fungsi, dan cara bank menentukan batas maksimal pinjaman Anda di sini agar keuangan tetap aman!

Pernahkah Anda mengajukan pinjaman ke bank sebesar Rp100 juta, namun yang disetujui hanya Rp 70 juta? Selisih angka tersebut berkaitan erat dengan apa yang disebut sebagai Plafon Kredit.

Memahami plafon kredit bukan hanya soal tahu berapa uang yang akan cair, tetapi juga tentang bagaimana Anda mengukur kapasitas finansial di mata penyedia jasa keuangan. Mari kita bedah lebih dalam.

Apa Itu Plafon Kredit?

Secara sederhana, plafon kredit adalah batas maksimal pinjaman yang diberikan oleh pihak bank atau lembaga keuangan kepada debitur (peminjam).

Angka ini merupakan titik tertinggi yang boleh Anda gunakan. Jika Anda memiliki plafon sebesar Rp 50 juta, artinya Anda tidak bisa meminjam lebih dari angka tersebut dalam satu periode perjanjian kredit yang sama.

Mengapa Bank Perlu Menentukan Plafon?

Bank tidak memberikan angka secara acak. Penentuan plafon bertujuan untuk:

  • Meminimalisir Risiko Gagal Bayar

Bank ingin memastikan Anda mampu mencicil pinjaman tanpa mengganggu kebutuhan hidup sehari-hari.

  • Menyesuaikan dengan Nilai Agunan

Untuk kredit macet seperti KPR atau KKB, plafon biasanya ditentukan dari persentase nilai aset yang diagunkan.

  • Kepatuhan Regulasi

Lembaga keuangan harus mengikuti aturan rasio pemberian kredit yang ditetapkan oleh otoritas moneter.

Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Plafon Kredit

Ada beberapa aspek utama yang dilihat bank sebelum mengetuk palu angka plafon Anda:

  • Pendapatan Bulanan: Biasanya, bank menggunakan prinsip bahwa total cicilan tidak boleh melebihi 30% hingga 40% dari pendapatan kotor.

  • Riwayat Kredit (SLIK OJK): Jika Anda memiliki catatan pembayaran yang bersih, bank lebih berani memberikan plafon yang tinggi.

  • Nilai Agunan (Jaminan): Jika Anda menjaminkan rumah seharga Rp1 Miliar, plafon yang diberikan biasanya berkisar di angka 70-80% dari nilai taksasi rumah tersebut.

  • Tujuan Pinjaman: Plafon untuk kredit produktif (usaha) seringkali berbeda perlakuannya dengan kredit konsumtif.

Tips Mengelola Plafon Kredit dengan Bijak

Mendapatkan plafon yang tinggi memang menyenangkan, namun ingatlah prinsip dasar keuangan: Plafon adalah batas maksimal, bukan target yang harus dihabiskan.

  • Gunakan Sesuai Kebutuhan

Jika kebutuhan Anda hanya Rp30 juta sementara plafon tersedia Rp50 juta, ambillah secukupnya untuk meringankan beban bunga.

  • Perhatikan Rasio Utang

Pastikan total utang Anda tetap berada dalam batas aman agar skor kredit Anda tetap terjaga di masa depan.

  • Pahami Biaya-Biaya

Ingat, beberapa biaya seperti provisi atau asuransi biasanya dihitung berdasarkan persentase dari plafon yang disetujui.


Kesimpulan

Plafon kredit adalah instrumen penting yang melindungi peminjam dari beban utang yang berlebihan dan melindungi bank dari risiko kerugian. Dengan memahami plafon, Anda bisa lebih realistis dalam merencanakan keuangan dan lebih percaya diri saat bernegosiasi dengan pihak bank.

Masih bingung menentukan plafon kredit yang pas untuk kebutuhan Anda? Jangan melangkah sendirian. Konsultasikan rencana pinjaman Anda dengan Loan Market, penasihat pinjaman profesional yang siap membantu Anda menemukan produk kredit dengan plafon maksimal dan bunga kompetitif.

Mari konsultasi sekarang!
👉🏻
www.loanmarket.co.id

Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market)

Editor by: Catherine Susanto (Marcomm Supervisor Loan Market)

Hitung Simulasi KPR Anda

Pendapatan bulanan

Usia

Lama Pinjaman (Tahun)

Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan

Suku Bunga Acuan

Suku Bunga Fix (%)

Masa Tahun Fix (Tahun)

Suku Bunga Floating 8 %

Hasil

Maksimal Limit Plafond

Rp 0

Bunga Fixed

3 %

Tenor

15 Tahun

Masa Fixed

5 Tahun

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Jangka Waktu Angsuran

:

180 Bulan

Loading...

Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.