5 Rahasia Agar Plafon Pinjaman Bank Anda Cair Lebih Tinggi!

14 January 2026 by Marcomm Loan Market

loan adviser undefined

Ingin pinjaman cair maksimal? Simak 5 rahasia jitu meningkatkan plafon pinjaman bank Anda, mulai dari perbaikan skor kredit hingga rasio utang yang sehat.

Mengajukan pinjaman ke bank seringkali menjadi langkah strategis untuk mengembangkan bisnis atau membeli aset impian seperti rumah. Namun, masalah yang sering muncul adalah plafon (batas maksimal pinjaman) yang diberikan bank jauh di bawah angka yang Anda harapkan.

Plafon bukan ditentukan secara acak. Bank memiliki kalkulasi risiko yang ketat. Jika Anda ingin mendapatkan kucuran dana yang lebih besar, Anda perlu memahami "permainan" perbankan.

Berikut adalah 5 rahasia agar plafon pinjaman Anda bisa cair lebih tinggi:

1. Percantik Skor Kredit (BI Checking/SLIK)

Rahasia pertama dan yang paling utama adalah reputasi keuangan Anda. Bank akan memeriksa Social Loan Information System (SLIK) atau yang dulu dikenal sebagai BI Checking.

  • Tips: Pastikan tidak ada cicilan yang menunggak dalam 2 tahun terakhir. Jika Anda memiliki kartu kredit, gunakan secara aktif namun bayar tepat waktu. Skor yang bersih memberikan kepercayaan diri bagi bank untuk memberikan limit yang lebih besar.

2. Tekan Debt-to-Income Ratio (DTI)

Bank melihat kemampuan bayar Anda melalui perbandingan antara total utang dengan penghasilan bulanan. Biasanya, bank membatasi cicilan maksimal sebesar 30% hingga 40% dari gaji bruto.

  • Trik: Sebelum mengajukan pinjaman baru, lunasilah utang-utang kecil atau cicilan barang elektronik yang masih berjalan. Semakin sedikit beban utang Anda saat ini, semakin luas ruang bagi bank untuk memberikan plafon yang tinggi.

3. Tunjukkan Arus Kas (Cash Flow) yang Stabil

Bagi pengusaha atau pekerja bebas (freelancer), mutasi rekening adalah cermin kesehatan finansial. Bank lebih menyukai nasabah yang memiliki saldo rata-rata bulanan yang stabil daripada nasabah yang saldonya sering menyentuh angka nol di akhir bulan.

  • Saran: Pastikan semua pemasukan bisnis atau gaji tercatat rapi di satu rekening utama selama minimal 3 hingga 6 bulan terakhir untuk menunjukkan stabilitas keuangan.

4. Tingkatkan Nilai Agunan (Jaminan)

Jika Anda mengajukan kredit multiguna atau KPR, nilai plafon sangat bergantung pada nilai taksir (appraisal) aset yang diagunkan. Biasanya, bank memberikan pinjaman sekitar 70% - 80% dari nilai pasar aset tersebut (LTV - Loan to Value).

  • Rahasia: Pastikan aset yang Anda jaminkan memiliki lokasi strategis, akses jalan yang baik, dan dokumen (SHM/IMB) yang lengkap. Aset yang "sehat" dan likuid akan membuat bank berani memberikan limit maksimal.

5. Pilih Tenor yang Lebih Panjang

Secara matematis, mengambil masa pinjaman (tenor) yang lebih lama akan memperkecil nilai cicilan bulanan. Karena cicilannya mengecil, otomatis kemampuan Anda untuk mengambil pinjaman yang lebih besar (plafon tinggi) akan meningkat di mata bank.

Namun, perlu diingat bahwa tenor panjang berarti total bunga yang Anda bayar hingga akhir masa pinjaman juga akan lebih besar. Gunakan strategi ini dengan bijak sesuai kemampuan bayar.

Kesimpulan

Mendapatkan plafon tinggi bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari perencanaan keuangan yang rapi. Dengan menjaga skor kredit tetap bersih dan merapikan catatan pengeluaran, Anda sudah selangkah lebih dekat untuk mendapatkan dana yang Anda butuhkan.

Jika Anda ingin proses plafon KPR Anda lancar, konsultasikan dengan Loan Market!

Loan Advisers kami akan membantu Anda hingga KPR di approved oleh bank terpercaya.

Mari konsultasi sekarang!

👉🏻www.loanmarket.co.id

Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market Indonesia)

Editor by: Puntadewa Ghaniy Avi (Marcomm Supervisor Loan Market Indonesia)

Hitung Simulasi KPR Anda

Pendapatan bulanan

Usia

Lama Pinjaman (Tahun)

Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan

Suku Bunga Acuan

Suku Bunga Fix (%)

Masa Tahun Fix (Tahun)

Suku Bunga Floating 8 %

Hasil

Maksimal Limit Plafond

Rp 0

Bunga Fixed

3 %

Tenor

15 Tahun

Masa Fixed

5 Tahun

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Jangka Waktu Angsuran

:

180 Bulan

Loading...

Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.