Panduan Lengkap Plafon KPR: Kunci Utama Mendapatkan Persetujuan Bank!

07 January 2026 by Marcomm Loan Market

loan adviser undefined

Ingin pengajuan rumah disetujui? Pahami dulu apa itu Plafon KPR, cara menghitungnya, dan faktor yang menentukan besarannya. Pelajari panduan lengkapnya di sini agar Anda siap menghadapi bank!

Membeli rumah melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah perjalanan besar bagi banyak orang. Namun, sebelum Anda mulai memilih warna cat dinding atau furnitur, ada satu istilah teknis yang wajib Anda kuasai agar tidak "patah hati" saat mengajukan pinjaman ke bank, yaitu plafon KPR.

Banyak calon debitur yang gagal mendapatkan rumah impian karena tidak memahami berapa sebenarnya kemampuan bank untuk membiayai properti mereka. Mari kita bedah secara mendalam.

Apa Itu Plafond KPR?

Secara sederhana, Plafon KPR adalah jumlah maksimal pinjaman yang diberikan bank kepada debitur. Penting untuk diingat bahwa plafon pinjaman biasanya tidak sama dengan harga jual rumah. Jika harga rumah adalah Rp 500.000.000, bank mungkin hanya memberikan plafon sebesar Rp 450.000.000. Selisihnya harus Anda bayar sebagai Uang Muka (DP).

Faktor yang Menentukan Besaran Plafond KPR

Bank tidak memberikan angka secara acak. Ada beberapa faktor kunci yang mereka pertimbangkan:

  1. Nilai Apraisal (Taksiran Properti)

Bank akan mengirim tim untuk menilai harga rumah tersebut di pasar saat ini. Plafon akan dihitung dari nilai ini, bukan dari harga kesepakatan Anda dengan penjual.

  1. LTV (Loan to Value)

Ini adalah rasio pinjaman terhadap nilai properti. Misalnya, jika aturan LTV adalah 90%, maka plafon maksimal Anda adalah 90% dari nilai apraisal.

  1. Kemampuan Membayar (DSR)

Bank melihat Debt Service Ratio atau perbandingan cicilan dengan penghasilan bulanan Anda (biasanya maksimal 30 - 40% dari gaji bersih).

  1. Skor Kredit (BI Checking/SLIK OJK)

Riwayat keuangan Anda menentukan apakah bank berani memberikan plafon maksimal atau justru menolak pengajuan Anda.

Cara Menghitung Estimasi Plafon KPR

Anda bisa menghitung perkiraan kasar plafon yang akan Anda terima dengan rumus sederhana berikut:

Plafon = Nilai Appraisal x Persentase LTV

Contoh: Anda ingin membeli rumah seharga Rp 600.000.000. Setelah dicek, bank menilai (appraisal) rumah tersebut seharga Rp 580.000.000. Jika kebijakan LTV bank tersebut adalah 85%, maka:

Plafon: 580.000.000 x 85%

Plafon: Rp 493.000.000

Artinya, sisa kekurangan sebesar Rp107.000.000 harus Anda siapkan sebagai uang muka.

Strategi Jitu Agar Plafond KPR Disetujui Bank

Agar pengajuan Anda berjalan mulus dan mendapatkan plafon yang diharapkan, ikuti tips berikut:

  • Lunasi Hutang Lain

Pastikan cicilan kendaraan atau kartu kredit Anda minimal sebelum mengajukan KPR agar kapasitas cicilan Anda di mata bank menjadi besar.

  • Siapkan Dana Cadangan

Karena plafon jarang menutupi 100% harga rumah, pastikan tabungan Anda cukup untuk DP dan biaya administrasi (BPHTB, Notaris, Asuransi).

  • Pilih Properti dengan Lokasi Strategis

Bank lebih suka memberikan plafon tinggi pada rumah yang memiliki nilai investasi bagus dan legalitas (SHM) yang jelas.

Ajukan KPR Anda dengan Loan Market!🏠

Memahami plafon KPR adalah langkah awal agar Anda tidak salah ekspektasi. Dengan mengetahui batas maksimal pinjaman, Anda bisa mengatur strategi finansial yang lebih matang dan meningkatkan peluang persetujuan dari pihak perbankan.

Jika Anda ingin proses KPR Anda lancar, konsultasikan dengan Loan Market!

Loan Advisers kami akan membantu Anda untuk mengajukan KPR dengan pilihan bank yang memiliki suku bunga terbaik.

📱Anda juga bisa menghitung simulasi cicilan KPR melalui kalkulator KPR Loan Market yang dapat di download pada App Store & Google Play Store.

Mari konsultasi sekarang!

👉🏻www.loanmarket.co.id


Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market Indonesia)

Editor by: Rizka Amelia (Marcomm Supervisor Loan Market Indonesia)

Hitung Simulasi KPR Anda

Pendapatan bulanan

Usia

Lama Pinjaman (Tahun)

Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan

Suku Bunga Acuan

Suku Bunga Fix (%)

Masa Tahun Fix (Tahun)

Suku Bunga Floating 8 %

Hasil

Maksimal Limit Plafond

Rp 0

Bunga Fixed

3 %

Tenor

15 Tahun

Masa Fixed

5 Tahun

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Jangka Waktu Angsuran

:

180 Bulan

Loading...

Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.