Pilih Fixed atau Floating Rate? Panduan Lengkap Sebelum Ambil KPR

23 December 2025 by Marcomm Loan Market

loan adviser undefined

Bingung pilih bunga KPR? Simak panduan lengkap perbandingan Fixed vs Floating Rate, kelebihan, kekurangan, serta tips jitu memilih skema bunga yang paling menguntungkan untuk cicilan rumah Anda.

Mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah komitmen finansial jangka panjang yang bisa memakan waktu 10 hingga 20 tahun. Salah satu keputusan paling krusial yang harus Anda ambil di awal adalah memilih jenis suku bunga: Fixed Rate (tetap) atau Floating Rate (mengambang).

Kesalahan dalam memilih skema bunga bisa membuat cicilan bulanan Anda membengkak di tengah jalan. Mari kita bedah perbedaannya agar Anda bisa memilih dengan percaya diri.

Apa Itu Fixed Rate?

Fixed rate adalah skema suku bunga yang nilainya dipatok tetap selama periode tertentu. Meskipun suku bunga acuan bank sentral naik, cicilan Anda tidak akan berubah.

  • Kelebihan: Cicilan stabil, memudahkan perencanaan keuangan bulanan, dan memberikan rasa tenang.

  • Kekurangan: Biasanya hanya berlaku di beberapa tahun pertama (masa promo). Jika suku bunga pasar turun, Anda tetap harus membayar bunga yang tinggi sesuai kontrak.

Apa Itu Floating Rate?

Floating rate adalah suku bunga yang bergerak mengikuti fluktuasi pasar atau suku bunga acuan (BI Rate). Nilainya bisa naik atau turun setiap periode tertentu (biasanya per tahun).

  • Kelebihan: Jika kondisi ekonomi membaik dan suku bunga turun, cicilan Anda juga akan ikut mengecil.

  • Kekurangan: Sulit diprediksi. Jika suku bunga naik, cicilan bulanan bisa melonjak tajam tanpa peringatan, yang berisiko mengganggu arus kas Anda.

Kapan Sebaiknya Memilih Fixed Rate?

Pilihlah skema ini jika Anda adalah tipe orang yang konservatif. Jika Anda merasa stres melihat tagihan yang berubah-ubah, fixed rate adalah jawabannya. Skema ini sangat disarankan jika saat Anda mengambil KPR, suku bunga sedang berada di titik rendah dan diprediksi akan naik di masa depan.

Kapan Sebaiknya Memilih Floating Rate?

Anda bisa mempertimbangkan ini jika memiliki penghasilan yang terus meningkat atau memiliki dana darurat yang cukup besar. Seringkali, bank memberlakukan floating rate secara otomatis setelah masa fixed rate berakhir. Kuncinya adalah kesiapan mental dan finansial saat bunga melonjak.

Tips Jitu Sebelum Menandatangani Akad KPR

  1. Cek Suku Bunga "Cap" (Langit-langit)

Beberapa bank menawarkan bunga floating namun dengan batasan maksimal (cap). Ini lebih aman daripada floating murni.

  1. Perhatikan Masa Promo

Jangan hanya tergiur bunga fixed 2% tapi hanya berlaku 1 tahun, sementara tahun berikutnya langsung melonjak ke 12%.

  1. Simulasi Cicilan

Mintalah pihak bank membuatkan simulasi jika suku bunga naik sebesar 2-3% dari bunga saat ini. Apakah Anda masih sanggup bayar?

  1. Opsi Take Over

Jika di tengah jalan bunga floating terasa mencekik, jangan ragu untuk melakukan take over KPR ke bank lain yang menawarkan bunga fixed baru (promo).

Kesimpulan

Tidak ada pilihan yang benar-benar "lebih baik", yang ada hanyalah pilihan yang "paling pas" dengan profil risiko keuangan Anda. Pahami kontrak Anda dengan teliti agar mimpi memiliki rumah tidak berubah menjadi beban finansial.

Jika Anda ingin memilih bank yang memiliki suku bunga terbaik, konsultasikan dengan Loan Market. Loan Advisers kami akan membantu proses KPR Anda lancar hingga di approve oleh bank terpercaya.

Mari konsultasi sekarang!

🔗www.loanmarket.co.id

Written by: Jasmine Cahya (Intern Marcomm Loan Market Indonesia)

Editor by: Rizka Amelia (Marcomm Supervisor Loan Market Indonesia)

​

Hitung Simulasi KPR Anda

Pendapatan bulanan

Usia

Lama Pinjaman (Tahun)

Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan

Suku Bunga Acuan

Suku Bunga Fix (%)

Masa Tahun Fix (Tahun)

Suku Bunga Floating 8 %

Hasil

Maksimal Limit Plafond

Rp 0

Bunga Fixed

3 %

Tenor

15 Tahun

Masa Fixed

5 Tahun

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0

:

/Bulan

Jangka Waktu Angsuran

:

180 Bulan

Loading...

Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.