RUU Penguatan Sektor Keuangan Masuk Prolegnas Prioritas 2021
29 April 2021 by Marcomm

Pemerintah telah menjadikan Rancangan Undang Undang tentang Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU RPPSK) sebagai Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas DPR tahun 2021. Hal ini tentu mempengaruhi berjalannya beberapa otoritas dan lembaga keuangan di Indonesia. Ketahui lebih lanjut dengan simak artikel di bawah ini.
Rancangan Undang Undang tentang Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU RPPSK) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas DPR tahun 2021. RUU ini kemudian akan disusun dan akan diterbitkan menjadi Omnibus Law Sektor Keuangan yang mengatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perkembangan teknologi terbilang sangat pesat yang mempengaruhi industri perbankan, menjadi latar belakang dibentuknya produk Omnibus Law. Untuk itu, Pemerintah menganggap perlu mereformasi aturan mengenai perbankan, asuransi, dan non perbankan, karena ketentuannya telah diatur dalam perundang-undangan yang terbit pada 1998-1999 silam.
Omnibus Law akan menggabungkan berbagai masukan, baik dari pemerintah bersama otoritas dan parlemen. Sri Mulyani, selaku Menteri Keuangan RI.menyatakan perlu adanya pembaharuan dalam industri sektor keuangan, dana pensiun, dana asuransi, dan sebagainya. Karena undang-undang yang mengatur kebijakan tersebut saat ini sudah ketinggalan zaman.
Meski begitu, Pemerintah memastikan bahwa dengan Omnibus Law sektor keuangan, kebijakan Bank Indonesia dan masing-masing otoritas masih tetap terjaga independensinya.
"Presiden Joko Widodo dan saya sendiri akan selalu menjaga independensi Bank Indonesia yang aman dan tidak akan terdampak," ungkap Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI.
Pembahasan mengenai reformasi sektor keuangan ini dan pengaman keuangan akan terus dikaji dan disesuaikan dengan dinamika sektor keuangan di tengah banyaknya disrupsi teknologi saat ini. Dengan demikian, pemerintah dan otoritas bisa mencegah terjadinya berbagai disrupsi tersebut. Omnibus Law itu akan menggabungkan berbagai masukan, baik dari pemerintah bersama otoritas dan parlemen.
Nah, dengan dengan kebijakan baru yang diharapkan dapat menggairahkan kembali perekonomian Indonesia ini, maka segera konsultasikan pilihan kredit yang tepat bersama Loan Market.
Loan Market merupakan financial consultant terpercaya yang telah bekerjasama dengan lebih dari 28 institusi keuangan mulai dari BPR, Multifinance, Fintech, dan Koperasi. Serta memiliki lebih dari 16 kantor cabang dan 200 Loan Advisers tersebar di kota - kota besar Indonesia.
Loan Market siap membantu Anda menemukan keputusan finansial yang tepat. Produk Loan Market meliputi Kredit Rumah, Multiguna, Modal Usaha, Deposito, Kredit Investasi dan Take Over Kredit. Pilih produk pinjaman yang tepat, karena Loans Made Simple!
Yuk, segera kunjungi kantor cabang Loan Market terdekat di kota Anda.
Sumber: Bisnis, Kontan
Artikel dan Berita Lainnya
08 September 2024
Strategi Sederhana Mengelola Keuangan, Tentukan Target Untuk Mencapai Financial Freedom
Sering kali menjadi salah satu masalah, mengelola keuangan yang baik dan benar harus dilakukan sejak dini. Tentukanlah target saat ingin mengelola keuangan agar lebih teratur hingga mencapai financial...

22 March 2024
Jika Debitur Meninggal Dunia, Apakah Cicilan KPR Akan Lunas? Simak Selengkapnya
Dalam dunia keuangan, istilah "debitur" sering kali menjadi salah satu elemen yang cukup penting. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan debitur? Mari kita telusuri lebih lanjut. Debitur adalah pi...

01 July 2024
5 Tips Ampuh untuk Memilih Properti untuk Investasi
Simak artikel ini untuk mengetahui bagaimana caranya untuk memilih properti yang tepat dan terbaik untuk Anda investasikan!...