Mau Ajukan KPR? Perhatikan Biaya Tambahan yang Sering Terlewat!
27 August 2025 by Marcomm

Ketahui rincian biaya KPR secara lengkap mulai dari biaya administrasi, provisi, hingga asuransi. Pahami detailnya agar proses pengajuan KPR rumah berjalan lancar tanpa kendala.
Mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sering dikira hanya soal cicilan bulanan. Namun, terdapat sejumlah biaya lain yang wajib Anda persiapkan sejak awal. Banyak calon pembeli yang baru terkejut ketika mendapati biaya administratif, pajak, dan asuransi menambah beban di luar perhitungan cicilan.
Tidak sedikit dari calon pembeli rumah yang baru terkejut setelah mengetahui ada berbagai biaya di luar cicilan. Mulai dari biaya administrasi, provisi bank, appraisal, hingga notaris yang turut meningkatkan total pengeluaran.
Oleh karena itu, pada artikel ini akan membahas secara rinci apa saja biaya yang perlu dipersiapkan ketika mengajukan KPR. Mari kita bahas!
Komponen Biaya KPR yang Perlu Anda Ketahui
- Uang Muka (DP)
Pembayaran awal dari harga properti yang harus disediakan pembeli. Umumnya berkisar 10%–30% dari harga rumah, tergantung kebijakan bank maupun program KPR yang dipilih. Semakin besar DP, semakin kecil cicilan dan bunga yang ditanggung.
- Biaya Administrasi Bank
Dikenakan untuk menutup biaya proses pengajuan, verifikasi dokumen, hingga penerbitan akad kredit. Besarannya sendiri bervariasi antar bank dan biasanya dibayarkan di awal proses.
- Biaya Provisi
Biaya jasa bank atas pemberian fasilitas kredit, umumnya berkisar antara beberapa per mil hingga 1% dari total pinjaman.
- Biaya Appraisal
Pihak bank wajib memastikan nilai pasar properti sesuai dengan harga jual. Untuk itu, nasabah dikenakan biaya appraisal sebagai jasa pihak penilai independen.
- Biaya Notaris
Pembuatan akta kredit, akta jaminan, serta pengurusan balik nama sertifikat. Nominalnya dipengaruhi oleh tarif notaris yang dipilih serta tingkat kerumitan pengurusan dokumen Anda.
- Pajak & Bea Materai
Pajak pengalihan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak penghasilan penjual (PPh), hingga bea materai. Besaran pajak dapat berbeda tergantung lokasi properti dan peraturan daerah.
- Asuransi (all risk)
Hampir semua bank mensyaratkan adanya perlindungan asuransi jiwa bagi debitur serta asuransi kebakaran atau all risk untuk bangunan.
- Biaya Take Over / Refinancing
Biaya ini berlangsung jika Anda memutuskan untuk memindahkan KPR ke bank lain atau melakukan refinancing, dan biaya tambahan lainnya.
- Biaya Tak Terduga
Anda juga wajib memperhitungkan biaya tak terduga. Contohnya biaya renovasi minor, tunggakan tagihan pemilik lama (PBB, listrik, air), atau perbaikan fasilitas sebelum rumah siap ditempatkan.
Risiko Jika Anda Tidak Mempersiapkan Biaya KPR
- Penundaan atau kegagalan proses pengajuan karena dana awal tidak mencukupi.
- Keterbatasan aliran dana keluarga apabila pengeluaran tak terduga muncul di luar perencanaan.
- Komplikasi legal atau administrasi yang memerlukan biaya tambahan bila dokumen properti tidak lengkap
Tips Untuk Mengurangi Risiko dan Beban Biaya
- Anda meminta breakdown biaya tertulis kepada bank atau konsultan pembiayaan sebelum menandatangani akad.
- Bandingkan penawaran dari beberapa bank untuk memperoleh kombinasi suku bunga, biaya administrasi, dan skema asuransi yang paling sesuai.
- Verifikasi status legal properti lebih dulu untuk menghindari biaya korektif.
- Berkonsultasi kepada Loan Advisers di Loan Market untuk mendapatkan simulasi total biaya dan rekomendasi produk yang efisien bagi kondisi finansial Anda.
Kesimpulan
Mengajukan KPR bukan sekadar memikirkan cicilan bulanan. Ada berbagai biaya tambahan seperti administrasi, provisi, notaris, pajak, hingga asuransi yang harus dipersiapkan agar proses KPR Anda berjalan lancar. Tanpa perencanaan matang, biaya-biaya ini bisa mengganggu kestabilan keuangan keluarga dan menunda kepemilikan rumah impian.
Oleh karena itu, untuk mempermudah proses KPR Anda, silahkan berkonsultasi dengan Loan Advisers di Loan Market bisa menjadi langkah tepat dalam mendapatkan simulasi biaya lengkap sekaligus rekomendasi produk yang efisien sesuai kondisi finansial Anda.
Terpopuler

Selamat Hari Buruh Internasional 2025: Membangun Masa Depan yang Lebih Inklusif melalui Akses Keuangan yang Setara
Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internas...

Cash vs KPR: Pilih Mana untuk Beli Properti?
Bermimpi punya rumah sendiri? Selamat, itu langkah besar! Ta...

Cicilan KPR Melambung? Ini Yang Harus Kamu Lakukan
Cicilan KPR tiba-tiba membengkak? Jangan panik. Temukan lang...

KPR Bunga Floating: Apa Itu dan Bagaimana Dampaknya pada Pembayaran Anda?
Mengenal lebih dalam tentang KPR bunga floating dan bagaiman...

Kredit Modal Kerja: Dorong Pertumbuhan Bisnis Anda dengan Modal yang Tepat!
Dalam dunia bisnis yang dinamis dan penuh tantangan, menjaga...
Hitung Simulasi KPR Anda
Pendapatan bulanan
Usia
Lama Pinjaman (Tahun)
Jumlah cicilan saat ini yang dibayarkan setiap bulan
Suku Bunga Acuan
Suku Bunga Fix (%)
Masa Tahun Fix (Tahun)
Suku Bunga Floating 8 %
Hasil
Maksimal Limit Plafond
Rp 0
Bunga Fixed
3 %
Tenor
15 Tahun
Masa Fixed
5 Tahun
Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0
:
/Bulan
Angsuran selama masa fixed bunga 0 % selama Bulan 0
:
/Bulan
Jangka Waktu Angsuran
:
180 Bulan
Loading...
Catatan: Perhitungan ini adalah hasil perkiraaan aplikasi KPR secara umum. Data perhitungan di atas dapat berbeda dengan perhitungan bank. Untuk perhitungan yang akurat, silahkan hubungi bank penyedia pinjaman KPR.