Mengenal Fixed Rate dan Floating Rate dalam KPR

20 May 2024 By Theresia Septiyani Tamba
Mengenal Fixed Rate dan Floating Rate dalam KPR

Ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah atau properti lainnya, salah satu langkah penting yang perlu Anda pertimbangkan adalah memilih jenis suku bunga untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Anda. Istilah KPR mungkin sudah tidak asing bagi Anda ketika ingin membeli rumah, namun terdapat dua jenis suku bunga yang umum digunakan dalam KPR yang mungkin banyak orang yang masih belum mengetahuinya, yaitu fixed rate dan floating rate. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda dan mempengaruhi pembayaran bulanan Anda secara berbeda pula. Mari kita lihat lebih dekat tentang kedua jenis suku bunga ini.

 

  • Fixed rate

Fixed rate adalah suku bunga yang tetap atau tidak akan berubah selama jangka waktu tertentu dari KPR Anda. Ini berarti bahwa suku bunga tetap pada tingkat yang ditetapkan ketika Anda mengambil pinjaman, dan tidak akan berubah selama periode tertentu, bahkan jika suku bunga pasar berfluktuasi. Umunya, periode tetap ini berkisar antara 1 hingga 10 tahun, tergantung pada perjanjian KPR Anda.

Keuntungan utama dari fixed rate adalah kestabilan dan kepastian dari pembayaran Anda. Anda akan tahu persis berapa banyak tabungan yang harus Anda siapkan dan bayar setiap bulan, tanpa khawatir tentang kenaikan suku bunga yang tiba-tiba. Hal ini memungkinkan Anda untuk merencanakan keuangan Anda dengan lebih baik dan menghindari hal yang tidak diinginkan. Selain itu, jika suku bunga pasar naik, Anda akan tetap membayar suku bunga yang lebih rendah, yang dapat menghemat uang Anda dalam jangka panjang.

Namun, ada juga beberapa kekurangan dari fixed rate, salah satunya adalah suku bunga tetap cenderung lebih tinggi daripada suku bunga floating rate pada awalnya. Selain itu, jika suku bunga pasar turun, Anda tidak akan mendapatkan manfaat dari penurunan tersebut selama periode tetap Anda.

 

  • Floating rate

Floating rate, atau disebut juga suku bunga mengambang, adalah suku bunga yang bisa berubah sesuai dengan kondisi pasar. Ini berarti bahwa suku bunga Anda akan disesuaikan secara berkala, biasanya setiap beberapa bulan atau setahun sekali, berdasarkan suku bunga acuan yang ditetapkan oleh bank atau lembaga pemberi pinjaman. Suku bunga acuan ini sering kali mengikuti suku bunga pasar atau tingkat bunga dasar nasional.

Keuntungan dari floating rate adalah bahwa Anda dapat memperoleh manfaat dari penurunan suku bunga pasar. Jika suku bunga turun, pembayaran bulanan Anda juga akan turun, yang nantinya dapat menghemat pengeluaran Anda. Selain itu, suku bunga awal akan cenderung lebih rendah daripada fixed rate, membuat pembayaran awal Anda lebih rendah.

Namun, kekurangan dari floating rate adalah ketidakpastian. Suku bunga Anda dapat berubah secara tidak terduga, membuat pembayaran bulanan Anda naik. Hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan dalam perencanaan keuangan Anda dan menimbulkan risiko pembayaran yang lebih tinggi di masa depan jika suku bunga pasar naik secara signifikan.

 

Ketika memilih antara fixed rate dan floating rate dalam KPR, penting untuk mempertimbangkan preferensi dan situasi keuangan Anda sendiri. Jika Anda mencari kepastian dan kestabilan dalam pembayaran bulanan Anda, fixed rate mungkin merupakan pilihan yang lebih baik. Namun, jika Anda ingin memanfaatkan potensi penurunan suku bunga pasar, floating rate bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai. 

Terlepas dari pilihan Anda, pastikan untuk memahami sepenuhnya persyaratan dan risiko masing-masing jenis suku bunga, serta dampaknya terhadap keuangan Anda dalam jangka panjang. Dengan demikian, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dan mengambil langkah yang paling sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

 

Loan Market sebagai financial aggregator pertama di Indonesia menyediakan jasa konsultasi mengenai pengajuan hingga keperluan terkait berbagai macam jenis kredit dan pinjaman. Loan Market menawarkan jaringan eksklusif dengan berbagai partner baik dari perbankan, multifinance, fintech, dan koperasi untuk memudahkan masyarakat dalam menemukan skema pinjaman yang tepat. Loan Market sudah tercatat di OJK sejak 2019 berkomitmen untuk terus menyediakan informasi yang akurat, membandingkan penawaran dari 29 lembaga keuangan terpercaya, menyediakan layanan konsultasi untuk membantu membuat keputusan finansial yang tepat. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website Loan Market di https://www.loanmarket.co.id/.

 

Written by: Jasmine Azzahra Siregar (Intern Marcomm Loan Market & Ray White PPC)

Approved by: Veronica Winata (Marcomm Loan Market & Ray White PPC)