Sudah Mulai Merencanakan Pernikahan? Diskusikan Hal Ini sama Pasangan!

20 December 2022 By Admin Loan Market
...

Sebelum menikah, pasangan harus bisa mendiskusikan banyak hal termasuk ekonomi. Literasi keuangan yang dimiliki oleh pasangan sebelum menikah adalah salah satu indikator terpenting yang perlu diperhatikan. Faktanya, banyak sekali kasus retaknya rumah tangga yang disebabkan oleh keuangan, penyebabnya adalah kurangnya komunikasi sebelum memutuskan untuk menikah. Saat memutuskan untuk menikah, kamu dan pasangan akan membutuhkan aturan-aturan dasar. Seperti, apakah perlu untuk menggabungkan rekening bank dan keuangan saat menikah?

Sayangnya, bagi sebagian besar orang atau pasangan, berbicara soal uang sebelum menikah itu dianggap tabu. Keuangan dianggap sebagai topik sensitif, bahkan mereka takut dianggap materialistis oleh pasangannya jika membahas keuangan bersama. Padahal, urusan uang ini penting sekali sebab keuangan bisa menjadi masalah besar jika kedua belah pihak tidak saling terbuka sejak awal. Untuk membantu pasangan lebih paham mengenai keuangan dan pinjaman, Loan Market menyediakan konsultasi untuk alternatif dan solusi bagi nasabah yang ingin mengajukan pinjaman dengan lebih dari 35 opsi lenders. Dengan Loan Market, masalah keuangan yang rumit dan membuat penat dapat diubah menjadi masalah yang mudah diselesaikan.

Selain konsultasi dengan Loan Market. agar pernikahan Anda langgeng dan bahagia selalu, alangkah baiknya sebelum menikah mulailah mengajak pasangan untuk bicara mengenai 4 hal penting ini:

Mengetahui Visi dan Misi untuk Masa Depan

Keterbukaan dan kejujuran merupakan salah satu kunci keharmonisan pernikahan. Pastikan Anda dan calon sudah saling terbuka dan jujur satu sama lain untuk semua hal, tak terkecuali masalah keuangan.Jadi sebelum menikah, sebaiknya Anda dan calon sudah saling mengetahui kondisi keuangan masing-masing dan mengetahui visi misi untuk masa depan

Bahas Kelola Uang Rumah Tangga

Sebelum menikah, Anda dan calon pasangan diharapkan sudah memiliki gambaran jelas tentang pengelolaan kas keuangan setelah menikah. Kalian berdua bisa berdiskusi ringan soal ini, misalnya, siapa nanti yang akan mengatur kendali pengelolaan keuangan rumah tangga? Lalu, bahas juga tentang pembagian persentase berapa gaji suami dan istri yang akan dialokasikan untuk kebutuhan rumah tangga, investasi, tabungan, dana darurat, dan lain sebagainya.

Selanjutnya bangun tujuan keuangan bersama, Mulailah membangun tujuan finansial yang ingin diraih bersama setelah menikah. Contohnya,membeli rumah dengan KPR, menabung untuk ibadah umroh, meminjam dana usaha untuk passive income. Tentunya setelah memiliki tujuan finansial bersama, Anda dan pasangan juga harus memikirkan bagaimana caranya supaya bisa mewujudkan semua itu berdua

Bicarakan Perjanjian Pranikah

Banyak yang masih menganggap perjanjian pranikah ini tidak terlalu penting sehingga mengabaikannya. Jika memang dibutuhkan, Anda dan pasangan wajib membicarakan hal ini dan melakukan kesepakatan bersama untuk membuat perjanjian pranikah. Seperti utang yang dimiliki masing-masing pasangan sebelum menikah.

Bicarakan biaya pernikahan

Banyak pasangan yang ingin mengabadikan momen pernikahannya dengan sangat bagus dan meriah. Namun untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkannya dana yang cukup besar. Kisaran biaya menikah di gedung sederhana saja sudah diatas 50 juta untuk tamu undangan sekitar 300 orang. Jadi jika ingin mengadakan pesta pernikahan lebih baik sesuaikan dengan budget yang sesuai kemampuan. Lebih baik menikah dengan sederhana namun tak punya beban hutang yang terlalu tinggi setelah menikah.

Untuk membantu Anda mewujudkan biaya pernikahan yang mewah, Loan Market menyediakan konsultasi untuk alternatif dan solusi bagi nasabah yang ingin mengajukan pinjaman dengan lebih dari 35 opsi lenders. Sehingga, proses kredit akan berjalan lebih mudah. Loan Market sebagai financial aggregator pertama di Indonesia dapat memberikan jasa konsultasi seputar pilihan pinjaman sesuai keinginan dan kemampuan nasabah. Loan Market juga menawarkan network yang ekslusif ke 35 partner lender-nya, baik dari perbankan, multifinance, fintech, dan koperasi, sehingga memudahkan masyarakat dalam menemukan skema pinjaman yang tepat dengan institusi lender yang sesuai.